Perception of the halal status of haidilao hotpot restaurant: A case study of communication in the halal ecosystem in Indonesia

Authors

  • Gabriella Madina Wirawan Department of Communication Science, Faculty of Education in Social Sciences, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, West Java 40154, Indonesia
  • Seviola Andhana Department of Communication Science, Faculty of Education in Social Sciences, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, West Java 40154, Indonesia
  • Hana Ramadhani Department of Communication Science, Faculty of Education in Social Sciences, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, West Java 40154, Indonesia
  • Raihan Pratama Department of Communication Science, Faculty of Education in Social Sciences, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, 40154, Indonesia
  • Atie Rachmiatie Department of Communication Science, Universitas Islam Bandung, Bandung, West Java 40116, Indonesia
  • Firman Aziz Department of Communication Science, Faculty of Education in Social Sciences, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, 40154, Indonesia

Keywords:

halal compliance, Indonesia, muslim consumers, restaurant, trust

Abstract

Penelitian ini membahas persepsi kehalalan restoran Hotpot Haidilao di Indonesia, dengan fokus pada bagaimana restoran tersebut mengkomunikasikan standar kehalalannya dalam ekosistem halal. Melalui pendekatan kualitatif dan studi kasus dengan konsumen Haidilao di Bandung, penelitian ini mengidentifikasi ketidakpastian dan ketidak jelasan terkait kehalalan Haidilao yang dapat menghambat daya tarik dan retensi konsumen Muslim. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya kejelasan informasi, kepercayaan konsumen Muslim, dan pemahaman terhadap nilai budaya dan agama untuk kesuksesan di pasar Indonesia. Haidilao perlu meningkatkan transparansi informasi kehalalannya, membangun kepercayaan, dan memahami kebutuhan konsumen Muslim untuk memperkuat posisinya di pasar. Responden menunjukkan ketidakpastian terhadap status kehalalan Haidilao, memilih untuk tidak merekomendasikannya dan lebih memilih restoran dengan sertifikasi halal
yang jelas. Dengan strategi yang tepat, Haidilao dapat mengatasi keraguan konsumen Muslim, meningkatkan kepercayaan, dan akhirnya meningkatkan loyalitas dan penjualan di pasar Indonesia.

References

Ahmed, A. (2018). Halal food marketing: An emerging literature review. Journal of Islamic Marketing, 9(4), 503–520. https://doi.org/10.1108/JIMA-01-2017-0005

Azam, A. (2016). An empirical study on non-Muslim’s packaged halal food manufacturers: Saudi Arabian consumers’ purchase intention. Journal of Islamic Marketing, 7(4), 441-460. https://doi.org/10.1108/JIMA-12-2014-0084

Bonne, K., & Verbeke, W. (2008). Religious values informing halal meat production and the control and delivery of halal credence quality. Agriculture and Human values, 25, 35-47. https://doi.org/10.1007/s10460-007-9076-y

Riaz, M. N., & Chaudry, M. M. (2004). The value of Halal food production. INFORM - International News on Fats, Oils and Related Materials, 15(11). https://doi.org/10.1201/9780203490082

Wilson, J. A., & Liu, J. (2010). Shaping the halal into a brand?. Journal of Islamic marketing, 1(2), 107-123. https://doi.org/10.1108/17590831011055851

Downloads

Published

2024-08-31

How to Cite

Wirawan, G. M., Andhana, S., Ramadhani, H., Pratama, R., Rachmiatie, A., & Aziz, F. (2024). Perception of the halal status of haidilao hotpot restaurant: A case study of communication in the halal ecosystem in Indonesia. Halal Ecosystem Journal, 1(2), 80–85. Retrieved from https://journal-iasssf.com/index.php/HEJ/article/view/897

Issue

Section

Articles

Citation Check