Hubungan riwayat sarapan pagi, tingkat kecukupan gizi makro dan status gizi dengan prestasi belajar anak di SD Inpres Lili Kabupaten Kupang

Authors

  • Kaho Devi Natalia Public Health Science Study Program, Postgraduate Program Nusa Cendana University, Indonesia
  • Intje Picauly Public Health Science Study Program, Postgraduate Program Nusa Cendana University, Indonesia
  • Mindo Sinaga Public Health Science Study Program, Postgraduate Program Nusa Cendana University, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61511/phraj.v1i1.2023.636

Keywords:

academic achievement, breakfast, nutritional status

Abstract

Breakfast is a very important mealtime, representing 15-25% of the total daily energy intake or 15-30% of the total daily nutrient intake to achieve a healthy, active, and intelligent life. Nutritional status has a significant influence on the level of intelligence and understanding of lessons in the classroom; if a child's nutritional status is insufficient or even poor, it affects the incompleteness of subject understanding and weakens learning outcomes. The purpose of this research is to analyze the history of breakfast, adequacy of macronutrients, and nutritional status with the academic achievement of children at Inpres Lili Elementary School, Kupang Regency. This type of research is an analytical observational study using a cross-sectional approach. The research sample was determined using purposive sampling method, which consisted of 137 students from Inpres Lili Elementary School, Kupang Regency. Statistical tests used were Chi-Square test and multiple logistic regression. Bivariate analysis results show a significant relationship between breakfast (p=0.000), level of macronutrient adequacy (p=0.000), and nutritional status (p=0.000) with academic achievement. Multivariate analysis results show that the history of breakfast, adequacy of macronutrients, and nutritional status are significantly related to academic achievement. Therefore, schools should implement routine nutritional and health monitoring programs and provide counseling or training on balanced nutritious food consumption.

References

Alamin, R. L., & Syamsianah, A. (2014). Hubungan Sarapan Pagi di Rumah dan Jumlah Uang Saku Dengan Konsumsi Makanan Jajanan di Sekolah Pada Siswa SD N Sukorejo 02 Semarang. Jurnal Gizi, 3(1).

https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jgizi/article/viewFile/1326/1381

Almatsier, S. (2010). Prinsip Dasar Ilmu Gizi, Jakarta, PT Gramedia Utama.

Almatsier, S. (2011). Daur Kehidupan Dan Gizi, Jakarta, PT Gramedia Utama.

Adriani, M., & Wirjatmadi, D. (2012). Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan, Jakarta; Kencana Prenada Media Group. https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=kHA-DwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR5&dq=Andriani,+Merryana.+2012.+Peranan+Gizi+dalam+Siklus+Kehidupan,+Jakarta%3B+Kencana+Prenada+Media+Group.+&ots=B2_R7ExCAU&sig=9ptSACgZcz9s0iUP3RhbW2fIGYE&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false

Asrina, T. (2014). Hubungan Pengetahuan, Asupan Gizi dengan Status Gizi Siswa dan Manajemen Penyelenggara Makan di SMA Negeri 2 Tinggi Moncong Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Media Gizi, Vol. 1.

Azhari, & Ilyas, Y. (2015). Hubungan antara Faktor Internal dan Eksternal dengan Prestasi Belajar Siswa di SPK Depkes Lubuk Linggau Tahun 2001. Tesis. Depok: FISIP UI. https://lontar.ui.ac.id/detail?id=70653&lokasi=lokal

Anzarkusuma, I. S., Mulyani, E. Y., Jus’at, I., & Angkasa, D. (2014). Status gizi berdasarkan pola makan anak sekolah dasar di Kecamatan Rajeg Tangerang (nutritional status based on primary school student’s dietary intake in Rajeg District Tangerang City). Indonesian Journal of Human Nutrition, 1(2), 135.

https://ijhn.ub.ac.id/index.php/ijhn/article/download/109/115

Arisman, M. B. (2010). Gizi dalam Daur Kehidupan dalam Buku Ajar Ilmu Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Asrina. (2014). Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta: EGC. http://repo.poltekkes-medan.ac.id/jspui/bitstream/123456789/2100/1/Jurnal.pdf

Azwar, A. (2004). Kecenderungan masalah gizi dan tantangan di masa datang. Disampaikan Pada Pertemuan Advokasi Program Perbaikan Gizi Menuju Keluarga Sadar Gizi. Jakarta: Hotel Sahid Jaya. https://www.academia.edu/download/48963735/yodium_1.pdf

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2011). Aksi Nasional Gizi 2011-2015. Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Bryant, F. (2014). Nutritients for Cognitive Development in School Age Childreen. Nutrition Reviews.

Cooke, L. J., & Wardle, J. (2005). Age and gender differences in children's food preferences. British journal of nutrition, 93(5), 741-746. https://www.cambridge.org/core/services/aop-cambridge-core/content/view/D1007706EE04BABCF101CEBE844EFC1C/S0007114505001157a.pdf/div-class-title-age-and-gender-differences-in-childrenandapos-s-food-preferences-div.pdf

Dekker, L. H., Mora-Plazas, M., Marín, C., Baylin, A., & Villamor, E. (2010). Stunting associated with poor socioeconomic and maternal nutrition status and respiratory morbidity in Colombian schoolchildren. Food and nutrition bulletin, 31(2), 242-250. https://doi.org/10.1177/156482651003100207

Departemen Kesehatan RI. (2010). Riset Kesehatan Dasar Laporan Nasional 2010. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/4417/

Departemen Kesehatan RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar tahun 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/4467/1/Laporan_riskesdas_2013_final.pdf

Damayanti, E. (2010). Pengantar Gizi Masyarakat. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Gagne. (2012). Kebiasaan Makan Pagi dengan Kondisi Psikologis Tubuh Pada Anak-Anak Murid SD. Skripsi. Yogyakarta: Keguruan dan Pendidikan.

Gibney, M., Margetts, B., Kearney, J., & Arab, L. (2011). Gizi Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Gunarso, A. (2013). Perbedaan Status Gizi dan Presfasi Belajar Anak Sekolah Dasar Penyelenggaraan PMT-AS di Desa Nelayan dan Desa Pertanian Kabupaten Pemalang. Skripsi. FKM Undip: Semarang.

Hardiansyah. (2012). Proceedings of the 2012 Healthy Breakfast symposium. Jakarta: Pergizi Pangan Indonesia.

Hardinsyah, A. M. (2011). Jenis Pangan Sarapan dan Perannya dalam Asupan Gizi Harian Anak Usia 6-12 tahun di Indonesia. Jurnal Gizi Pangan.

https://www.google.com/search?q=rujukan+who+untuk+status+gizi&safe=strict&tbm=isch&source=iu&ictx=1&fir=DC3RsiFitD5JwM%253A%252CEwIhUuOE-MgoHM%252C_&usg=AI4_-kTKJZYJP1IvFoZkZEHjTYEh18g-w&sa=X&ved=2ahUKEwjZ-NvMmp7fAhVWk3AKHdi5BF0Q9QEwAXoECAYQBg#imgrc=XWhQRUQZfjI2BM:

Hermina, N. A., Hidayat, T. S., & Mudjianto, T. T. (2004). Dampak Pendidikan Gizi Melalui Guru di Sekolah Dasar Terhadap Pola Makan Murid dan Perilaku Gizi Orang Tua Murid di Pedesaan. Media Gizi & Keluarga, Juli, 28(1).

Imran. (2014). Proyek Pengembangan Pendidikan Tenaga Gizi Pusat, Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Judarwanto, W. (2015). Perilaku Makan Anak Sekolah. Jakarta: Picky Eaters Clinic.

Khomsan, A. (2015). Gizi untuk Kesehatan 2. Bogor: Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor. http://jurnal.kesmas.gizi.pdf

Lestari, T. P., Hidayati, L., & Dasuki, S. (2011). Hubungan pola konsumsi makanan jajanan dengan morbiditas dan status gizi anak sekolah dasar di wilayah kartasura. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/2938/9.%20TRI%20PUJI%20LESTARI.pdf;sequence=1

Nusa, A. F. A., & Adi, A. C. (2013). Hubungan faktor perilaku, frekuensi konsumsi fast food, diet dan genetik dengan tingkat kelebihan berat badan. Media Gizi Indonesia, 9(1), 20-27. http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-mgif4cfed1d44full.pdf

Pahlevi, A. E. (2012). Determinan status gizi pada siswa sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2), 122-126.

https://journal.unnes.ac.id/nju/kemas/article/download/2807/2863

Persagi. (2015). Kamus Gizi Pelengkap Kesehatan Keluarga, Jakarta, Kompas Media Nusantara.

Puji, S. (2014). Faktor-Faktor yang Behubungan dengan Pola Makan padaMahasiswa Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Tahun 2011. Skripsi. Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Riset Kesehatan Dasar NTT. (2015). Riset Kesehatan Dasar Dalam Angka 2014 Provinsi Nusa Tenggara Timur. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI, Nusa Tenggara Timur .

Sardiman, A. M. (2015). Hubungan sarapan pagi dengan kadar glukosa darah dan konsentrasi belajar padasiswa SD. Skripsi. Bogor: GMSK Faperta IPB. http://jurnal.kesmas.gizi.pdf

Saufika, A., Retnaningsih, R., & Alfiasari, A. (2012). Gaya hidup dan kebiasaan makan mahasiswa. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 5(2), 157-165. https://doi.org/10.24156/jikk.2012.5.2.157

Sintha. (2014). Hubungan antara Konsumsi Makanan, Kebiasaan Makan dan Faktor-Faktor Lain dengan Status Gizi Anak Sekolah di SD Islam Al Falah Jambi Tahun 2014. Tesis.

Suharsimi, A. (2014). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: BinaAksara.

Sukmadinata. (2015). Tes Prestasi: Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Cetakan kesepuluh. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Syah. (2015). Psikologi Pendidikan, Suatu pendekatan baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Winarno, F. G. (1993). Pangan: Gizi, teknologi dan konsumen. Gramedia Pustaka Utama. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=153511

Downloads

Published

2023-07-31

How to Cite

Natalia, K. D., Picauly, I., & Sinaga, M. (2023). Hubungan riwayat sarapan pagi, tingkat kecukupan gizi makro dan status gizi dengan prestasi belajar anak di SD Inpres Lili Kabupaten Kupang. Public Health Risk Assesment Journal, 1(1). https://doi.org/10.61511/phraj.v1i1.2023.636

Issue

Section

Articles

Citation Check